Politeknik Pariwisata Lombok adalah perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan program pendidikan vokasi di bidang kepariwisataan di lingkungan Kementerian Pariwisata yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata.

Kolaborasi Strategis Poltekpar Lombok bersama TNGR untuk Penguatan Pariwisata Berkelanjutan Rinjani

Politeknik Pariwisata Lombok menerima kunjungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada Rabu, 18 Februari 2026. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan kelembagaan antara institusi pendidikan tinggi vokasi pariwisata dan pengelola kawasan konservasi. Dialog yang berlangsung menitikberatkan pada penyelarasan program pengembangan destinasi berbasis keberlanjutan. Gunung Rinjani sebagai kawasan strategis nasional memerlukan tata kelola yang adaptif terhadap dinamika kunjungan wisatawan. Kolaborasi multipihak dinilai krusial untuk memastikan keseimbangan antara fungsi konservasi dan aktivitas pariwisata. 

Pembahasan difokuskan pada penguatan peran edukasi dalam mendukung pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani secara berkelanjutan. Status Rinjani sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark dan Cagar Biosfer menjadi landasan dalam merumuskan strategi komunikasi konservasi yang lebih sistematis dan terukur. Pendekatan edukatif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap nilai geologis, ekologis, serta sosial budaya kawasan. Poltekpar Lombok berkomitmen berkontribusi melalui pengembangan kurikulum, riset terapan, dan program pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan destinasi. Sinergi tersebut memperkuat posisi Rinjani sebagai destinasi yang mengedepankan prinsip responsible tourism.

Selain aspek konservasi, pertemuan juga membahas implementasi quality tourism sebagai arah kebijakan pembangunan pariwisata nasional. Konsep ini menekankan peningkatan kualitas layanan, pengelolaan kunjungan, serta pengalaman wisata yang bernilai tanpa melampaui daya dukung lingkungan. Dalam konteks pendakian Gunung Rinjani, penerapan standar operasional dan peningkatan kapasitas pemandu menjadi perhatian utama. Poltekpar Lombok siap mendukung melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia pariwisata yang profesional dan beretika. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola pendakian yang lebih tertib, aman, dan berstandar internasional.

Kemitraan antara Poltekpar Lombok dan TNGR akan diarahkan pada pengembangan program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan. Integrasi fungsi pendidikan, penelitian, dan konservasi menjadi fondasi dalam membangun model pengelolaan destinasi yang adaptif. Kolaborasi ini membuka ruang bagi penguatan promosi berbasis nilai konservasi di tingkat nasional maupun global. Dengan pendekatan yang komprehensif, Gunung Rinjani diharapkan mampu meningkatkan daya saingnya sebagai destinasi unggulan Indonesia. Sinergi kelembagaan tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Rinjani yang lestari dan berkelas dunia.

Translate »