Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Dharma Wanita Persatuan Politeknik Pariwisata Lombok menggelar Talkshow kesehatan mental. Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh Penasehat Dharma Wanita Persatua Kemenparekraf/Baparekraf Ibu Nur Asia Uno dan Ketua Dharma Wanita Persatua Kemenparekraf/Baparekraf Ibu Elsie Restog Kusuma secara daring dan para perwakilan DWP diantaranya IPDN, Bhayangkari, PERSIT, IPEMI, IWAPI secara luring di ruang Amphiteatre Poltekpar Lombok.

Dalam konteks era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), di mana perubahan mendadak dan ketidakpastian menjadi ciri utama, kesehatan mental menjadi hal yang semakin krusial, terutama bagi para ibu.
“Talkshow ini bukan hanya sebagai peringatan Hari Ibu, tetapi juga sebagai wadah refleksi dan pemahaman tentang bagaimana mengelola kesehatan mental di era yang penuh ketidakpastian ini. Kami berharap dapat memberikan perspektif yang bermanfaat dan solusi praktis bagi ibu

Talkshow ini menghadirkan pembicara ahli di bidang kesehatan mental ibu dr. Yolly Dahlia, SP.KJ. Selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Regional NTB, yang berbagi wawasan tentang pentingnya kesehatan mental di tengah tantangan kompleks saat ini. Mereka juga memberikan tips dan strategi untuk mengatasi stres, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta membangun ketangguhan mental.

Sesi tanya jawab interaktif memungkinkan para peserta untuk berbagi pengalaman mereka dan mendapatkan pandangan langsung dari para ahli. Topik-topik yang dibahas termasuk manajemen emosi, adaptasi terhadap perubahan, dan cara membangun dukungan sosial yang positif.

Momen spesial Hari Ibu menambah berkesan dengan dibagikan Penyerahan Sertifikat Penghargaan Kepada ibu DWP dan Pegawai Perempuan.
Para peserta menyambut baik inisiatif Poltekpar Lombok dalam mengadakan kegiatan ini harapannya, talkshow semacam ini dapat menjadi titik awal untuk terus membuka dialog dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental, terutama di masa VUCA ini.