Politeknik Pariwisata Lombok adalah perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan program pendidikan vokasi di bidang kepariwisataan di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata.

Selamat Datang di Poltekpar Lombok

 

Sambutan Direktur

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Segala keagungan dan kemuliaan hanya milik Allah, salam dan taslim kita peruntukan kepada junjungan nabi besar Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Tujuan pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Pariwisata ini adalah untuk menciptakan SDM Pariwisata yang Profesional untuk Mendukung Usaha di Bidang Kepariwisataan Khususnya di NTB dan Umumnya Indonesia serta di kancah Internasional.
Saat ini Pemerintah telah menggerakkan sektor pariwisata menjadi andalan sebagai penggerak ekonomi nasional untuk mengentaskan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan Politeknik Pariwisata Lombok (PPL) dapat menghasilkan SDM Pariwisata yang Profesional serta memiliki standar dan kualifikasi yang sama dengan lulusan Perguruan Tinggi Pariwisata (PTP) yang ada di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Semoga dengan keberadaan kampus PPL di Praya Kabupaten Lombok Tengah dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan SDM Kepariwisataan Indonesia dan khususnya penyediaan SDM Pariwisata pada semua sektor di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Amin ya rabbal ‘alamin.

Fasilitas

055-contract-11
Global Certificate

Menyediakan berbagai jenis Sertifikasi Kompetensi sebagai surat keterangan pendamping ijazah

015-answer
Alumni Support

Dukungan keberlanjutan terhadap pengembangan karir alumni melaui Lembaga Bimbingan Karir

034-ebook
Perpustakaan

Sarana penunjang kegiatan belajar mengajar yang nyaman, serta dilengkapi WiFi gratis

Poltekpar Lombok

 

Pimpinan (Direktur dan Pembantu Direktur)

Dr. Ali Muhtasom, S.Sos., M.M., CHCM., CHE.
Direktur
Dr. Amirosa Ria Satiadji, M.M., CHE., CEE., CIQnR.
Pembantu Direktur I
Ramdah Radjab, S.Pd., M.EDL., CHE., CIQnR.
Pembantu Direktur II

What Students Say

 

Feedback

Our Partners

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Menparekraf Buka Secara Resmi Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Poltekpar 2024

Jakarta, 26 Februari 2024 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membuka secara resmi pendaftaran Seleksi Bersama Masuk (SBM) Poltekpar untuk tahun ajaran 2024/2025 guna menjaring calon sumber daya manusia (SDM) pariwisata terbaik.

“Saya sangat bangga setiap kami melakukan penerimaan mahasiswa baru. Tahun ini kami akan membuka pendaftaran untuk tahun akademik 2024/2025,” kata Menparekaf Sandiaga dalam acara peluncuran SBM Poltekpar 2024/2025, Senin (26/2/2024) di acara The Weekly Brief With Sandi Uno.

Tema penerimaan mahasiswa baru poltekpar tahun ini adalah “Pendidikan Vokasi Berkualitas akan Menghasilkan SDM Pariwisata Unggul dan Berdaya Saing Internasional”. Lulusan poltekpar diharapkan dapat menjadi insan hospitality yang unggul untuk mampu bekerja dan berwirausaha guna menciptakan lapangan kerja baru serta menopang pemulihan ekonomi.

“Saya sekali lagi mengajak para calon peserta pendaftaran Poltekpar ini untuk betul-betul mempertimbangkan, karena ini adalah jalur untuk mencapai kesuksesan. Ingin mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha? Kuliahnya di Poltekpar Aja!” kata Menparekraf Sandiaga.

“Dengan berharap kepada ridho Allah SWT, hari ini, Senin, 26 Februari 2024, jalur Seleksi Bersama Masuk Poltekpar resmi dibuka,” ucap Menparekraf Sandiaga.

Ketua PMB Poltekpar TA 2024-2025 yang juga Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja, mengatakan seleksi bersama masuk Poltekpar ini merupakan satu dari dua jalur penerimaan mahasiswa baru Poltekpar. Selain seleksi bersama, enam Poltekpar yang ada di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf yakni Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Lombok, dan Poltekpar Makassar juga akan melakukan seleksi masuk mandiri yang dijadwalkan oleh masing-masing Poltekpar.

“(Proses seleksi bersama) Ini kita bagi menjadi tiga tahapan,” kata Puja.

Pertama adalah tes skolastik dan Literasi yang akan dilaksanakan pada 20 Mei 2024. Kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara pada 6-7 Juni 2024, tes kesehatan pada 10 Juni 2024.

“Untuk pendaftaran SBM ini kita lakukan mulai hari ini tanggal 26 Februari 2024 sampai tanggal 4 Mei 2024,” kata Puja.

Kepala Pusbang SDM Kemenparekraf/Baparekraf, Andar Danova L. Goeltom, menjelaskan kuota untuk penerimaan mahasiswa baru poltekpar tahun ini sebesar 3.660 dengan pembagian 60 persen untuk jalur seleksi bersama masuk dan 40 persen untuk seleksi mandiri.

“Kemudian untuk target di tahun ini dari pendaftar (sebanyak) 14.460,” ujar Andar.

Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan pariwisata merupakan andalan untuk transformasi ekonomi dan kebijakan nasional telah digariskan vokasi adalah pendidikan yang juga mendapatkan prioritas.

“Sekolah kami di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif semuanya adalah sekolah vokasi. Kemudian fakta yang ada di, sekolah kita itu tidak perlu menunggu sampai satu tahun anak-anak lulus itu terserap bahkan sebagian sudah diterima bekerja sebelum lulus. Itu adalah fakta,” ujar Giri.

Sementara itu salah satu alumnus Poltekpar NHI Bandung yang juga ASN Kemenparekraf, Febrie Purwoandhika, mengatakan dirinya selama berkuliah di Poltekpar mendapatkan best practice khususnya praktikum yang amat memadai baik dari ilmu pengetahuan ataupun sarana dan prasarana.

“Sebanyak 70 persen ilmu yang kita dapat dari Poltekpar itu adalah praktik, sekitar 30 persen adalah teori yang diajarkan langsung oleh para dosen yang dalam penyusunannya itu melibatkan dari industri hospitality sendiri,” kata Febrie.

Selain itu, mahasiswa Poltekpar juga memiliki sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa serta kesempatan untuk menjadi daily worker atau casual worker di industri top hotel ataupun cafe di pariwisata Indonesia.

“Jadi langsung siap karena 70 persen ilmu yang didapatkan merupakan terapan,” kata Febrie.

Turut hadir seluruh Direktur Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf serta para perwakilan mahasiswa dari masing-masing kampus.

I Gusti Ayu Dewi Hendriyani
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Untuk informasi terkini terkait Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kunjungi
https://kemenparekraf.go.id/berita